Gambar Limbah Anorganik
Ada baiknya bagi Anda mengetahui tentang pengertian limbah anorganik, sebelum pada pokok pembahasan lebih lanjut pada ini pembahasa artikel yang berjudul Gambar Limbah Anorganik. Limbah Anorganik adalah
buangan atau sisa yang dihasilkan dari bahan-bahan non-hayati, baik berupa
produk sinterik maupun hasil proses teknologi pengolahan bahan tambang. Limbah
anorganik ialah sisa atau buangan yang dihasilkan dari bahan-bahan non hayati
baik berupa produk sinterik maupun hasil prosses teknology pengelolahan bahan
tambang atau sumber daya alam dan tidak dapat diuraikan oleh alam, Contohnya, Limbah
anorganik biasanya berupa botol, kertas, plastik, kaleng, limbah bekas alat-
alat elektronik dan lain-lain.
Gambar Limbah Anoganik
Limbah anorganik sendiri dibedakan menjadi Limbah Organik
Lunak dan Limbah Anorganik Keras
Limbah Anorganik Lunak
Jenis Limbah anorganik lunak terdiri atas komposisi
bahan-bahan yang mudah dibentuk dan lentur atau di dapat diolah kembali secara
sederhana. Semua limbah anorganik lunak sebenarnya dapat di manfaatkan kembali
sebagai bahan produk kerajinan tangan menggunakan peralatan sederhana serta
memiliki nilai ekonomis tinggi.
Gambar Limbah Anorganik Lunak.
1. Limbah plastik Limbah botol minuman
Gambar Limbah Anorganik Lunak - Botol Minuman |
Karena kesadaran manusia masih kurang tinggi maka banyak dijumpai
disekitar kita, di tempat-tempat umum seperti terminal, halte bus, stasiun dan
berbagai tempat umum lainnya sampah plastik terutama botol-botol bekas kemasan air minum
2. Limbah kemasan makanan Limbah
Gambar Limbah Anorganik Lunak - Kemasan Makanan |
Kemasan produk
makanan merupakan salah satu jenis Anorganik berasal lunak yang paling banyak dihasilkan dari sisa konsumsi manusia dalam usaha
memenuhi kebutuhan makan, bisa dari limbah rumah tangga, restoran, dan
sebagainya. Limbah ini akan menumpuk ditempat sampah, tempat pembuangan akhir
sampah, namun ada sebagian orang yang mengumpulkan limbah jenis ini untuk
dijual kemabli pada penampung berbeda dengan limbah organik limbah ini sangat
sulit terurai dan harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah untuk di
daur ulang.
3. Limbah kain perca
Gambar Limbah Anorganik Lunak - Kain Perca |
Jenis Limbah berasal dari kain perca
atau kain bekas dan kain sisa yang tidak digunakan digunakan. Kain perca yang
berukuran kecil maupun berukuran lebar sayang jika dibuang begitu saja namun
apabila disimpan akan makan tempat nantinya.
Limbah Anorganik Keras
Kebalikan dari limbar organik lunak limbah anorganik keras
terdiri dari kandungan bahan yang kuat dan tidak mudah untuk dibentuk atau
tidak mudah dihancurkan. Tidak semua limbah organik keas dapat di olah dengan
teknik sederhana, membutuhkan alat khusus untuk mengolahnya. Apakah limbah
tersebut akan dibuang? Tentu saja tidak, tentu ada cara dan teknik lain untuk
mengolahnya namun membutuhkan bantuan alat khusus untuk mengolahnya.
1. Limbah kaleng
Kalau melihat asal sumbernya limbah kaleng termasuk limbah
yang berbahaya. Limbah ini dikatakan sangat berbahaya karena mengandung zat-zat
yang sulit untuk diuraikan dak dapat menyebaban titanus apabila sudah lama
dibiarkan ditempat terbuka. Limbah ini sangat lambat mengalami pelapukannya dan
perubahan secara alami (nondegradable waste). Apabila dalam kondisi lama
dibiarkan tidak mendapat tindakan maka limbah kaleng bekas akan menumpuk dan
menimbulkan berbagai permasalahan social.
2. Limbah kaca
Salah satu limbah Anorganik keras ini adalah Limbah kaca,
yang merupakan limbah dari sisa penggunaan dari produk berbahan kaca seperti
kaca rumah, kaca lampu, dan sebagainya. Apabila sudah pecah biasana akan
dibuang begitusaja oleh pemiliknya. Pembuangan limbah kaca harus sangat
diperhatikan dan ditempatkan pada tempat khusus, karena apabila mengenai kaki
akan menimulkan masalah lain yang sangat serius.
Apabila dikelompokan limbah berdasarkan Macam Macam Limbah Berdasarkan Sumbernya adalah sebagai beriktu :
1. Limbah Pemukiman
Limbah yang berasal atau bersumber dari pemukiman disebut juga limbah rumah tangga atau limbah domestik. Limbah pemukiman/limbah rumah tangga merupakan limbah yang berasal dari kamar mandi, air cucian, dapur, dan kotoran manusia.
Limbah domestik sendiri juga dikelompokkan menjadi 2 bagian yaitu:
a) Limbah cair domestik yang berasal dari air cucian.
Contohnya sabun deterjen, minyak dan pestisida.
b) Limbah cair domestik yang berasal dari kakus.
Contohnya sabun, shampo, kotoran manusia, dan air seni.
2. Limbah Industri
Limbah yang bersumber dari industri meliputi:
a) Limbah industri pangan
Pengertian limbah indrustri pangan Yaitu limbah yang berasal dari kegiatan manusia atau usaha dalam mencukupi kebutuhan pengan manusia baik dalam skala atau jumlah yang besar maunpun jumlah yang kecil, dan kegiatan tersebut dapat mencemari lingkungan. Limbah yang bersumber dari industri pangan banyak mengandung karbohidrat, protein lemak, garam-garam, mineral, dan sisa bahan kimia yang dihasilkan akibat proses pengolahan dan proses pembersihan.
Contohnya limbah Indrustri Limbah industri tahu, limbah indrustri tempe, dan pengolahan ikan.
b) Limbah industri kimia dan bahan bangunan
Limbah yang bersumber dari industri kimia merupakan limbah yang bersumber dari kegiatan indrustri pembuatn atau penggunakan aktivitas bahan – bahan kimia, aktivas tersebut dapat menimbulkan limbah yang cukup besar kareana memerlukan air dalam jumlah besar baik untuk prosesnya maupun untuk mencuci alat yang digunakan selama proses berlangsung. Terdapat beberapa macam-macam limbah menurut sumbernya dari kegiatan indrustri, diantaranya limbah cair, limbah padat yang berupa endapan (CaSO4) dan gas buangan (uap alkohol). Limbah Anorganik tersebut tergolong limbah B3 kepanjangan dari Bahan Beracun Berbahaya.
c) Limbah Industri logam dan elektronika
Limbah bersumber dari indrustri logam dan eletronika. Contoh limbah dari Industri logam hasil dari kegiatan atau proses kerja industri baja, limbah anorganik pada indrustri baja sebagian besar tidak menggunakan zat-zat kimia yang limbahnya berbahaya bagi kesehatan. Namun hasil limbah tersebut sulit dan tidak dapat untuk mengalami pelapukan atau dekomposisi. Namaun beberapa kegiatan dari proses indrustri elektronika sebagian besar limbah yang dihasilkan sangat berbahaya atau tergolong B3 (Bahan Beracun Berbaha).
3) Limbah Pertanian
Sebagian besar limbah yang bersumber dari kegiatan pertanian berasal dari aktivitas kegiatan pemberian pupuk dan pembasmian hama. Kegiatan pemberian pupuk yang seharusnya kegiatan tersebut berfungsi untuk menyuburkan tanah. Namun, praktek pelaksanaanya penggunaan pupuk yang berlebihan mengakibatkan pertumbuhan gulma yang semakin cepat dan merusak ekosismtem tanah tersebut.
Pembasmian hama, atau hewan yang mengganggu menggunakan pestisida yang sumber bahan-bahan tersebut beracun. Kegaiatan tersebut dilakukan dari serangkaian proses yang digunakan untuk membunuh makhluk hidup yang merusak pertumbuhan tanaman. Penggunaa pestisida yang berlebihan mengakibatkan konsumsi tanaman sayur dan buah dapat berbahaya, apabila pencucian atau kebersian dari sayur dan. Karena pestisida merupakan bahan yang berbaya apabila digunakan berlebihan dan tidak mengikuti petunjuk yang pasti.
4) Limbah Pertambangan
Pada kegiatan penambangan misalnya pada penambangan batu bara, emas dan perak, untuk kegiatan penambangan emas dan perak diperlukan cairan raksa atau mercury untuk memisahkan logam emas dan perak tersebut dari batu-batuan dan tanah. Pada aktivias kegiatan tersebut menimbulkan limbah logam berat cair yang harus diperhatikan dalam pembuangannya. Pada lokasi atau kawasan tertentu limbah tersebut dalam jumlah yang sedikit belum terlihat dampak negatifnya bagi ekositem dan lingkungan tersebut. Namun, apabila jumlah logam dan air raksa sisa limbah tersebu cukup banyak maka akan mudah terlihat pada lokasi atau kawasan tempat pembuatan limbah tersebut dan juga akan berdampak buruk pada kesehatan tubuh manusia.
5) Limbah Pariwisata
Kegiatan manusia untuk mencari hiburan, atau berwisata, juga sangat banyak menyumbang limbah pada lokasi tersebut, menimbulkan limbah dari kegiatan konsimsi makanan dan juga dari sarana transportasi yang membuang limbah ke udara, dan adanya tumpahan minyak dan oli yang dibuang oleh kapal atau perahu motor didaerah wisata. Nah, apabila tidak dilakukan pembinaan dan pengolahan maka Macam Macam Limbah Berdasarkan Sumbernya dari kegiatan pariwisata akan banyak menyebabkan kerusakan lingkungan atau kawasan wisata tersebut.
6) Limbah Medis
Macam Macam Limbah Berdasarkan Sumbernya berasal dari limbah medis, atau berasal berasal dari aktivitas kesehatan medis dengan sampah domestik pada umumnya. Kemasan obat-obatan dan beberapa sisa zat kimia pada alat-alat injeksi adalah contoh limbah medis atau limbah yang berasal dari limbah medis. Limbah jenis ini harus mendapatkan perhatian yang cukup serius karena dampaknya akan sangat berbaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan, dalam praktek pengolahannya limbah medis memerlukan biaya yang cukup tinggi. Misalnya limbah yang berpotensi untuk menimbulkan penularan inveksi virus, maka perlu cara khusus untuk mengolah limbah tersebut yaitu dengan non-insinerator sehingga mampu mendisinfeksi limbah medis.
Pembahasan lengkap tentang Limbah Organik Kering mengenai : Pengertian limbah organik kering, Contoh limbah organik kering, Cara mengolah limbah organik kering.
Semoga artikel tentang Gambar Limbah Anorganik dapat menjadi referensi yang bagus
Pembahasan lengkap tentang Limbah Organik Kering mengenai : Pengertian limbah organik kering, Contoh limbah organik kering, Cara mengolah limbah organik kering.
Semoga artikel tentang Gambar Limbah Anorganik dapat menjadi referensi yang bagus